Indonesia Street Bass Club didirikan pada 1 Oktober 2001. Indonesia Street Bass Club semacam Club atau wadah khususnya bagi bass player dan musisi-musisi pada umumnya di Indonesia ini di bentuk dengan tujuan untuk lebih mengenal tentang gitar bass, saling berbagi informasi yang berkembang atau terbaru tentang instrument gitar bass dan musisi-musisi gitar bass serta recoding gitar bass.Pencetus atau pendiri Iindonesia Street Bass Club / ISBC ini adalah Arya Setyadi yang di bantu oleh beberapa murid seniornya seperti : Ichal, Franky Sadikin, Eri (Topeng), Oktaf (POP), Raymond (TOR), Andika (Kerispatih), Gilbert (St.loco)…..dan beberapa lagi.
Acara pertama dari ISBC adalah konser bass dan workshop bass bertema “BASS DAY 2001” yang di adakan di CHIC’s music dan di Institut Musisi Indonesia (IMI) secara berurutan, dan pada waktu itu pengisi acaranya adalah Arya Setyadi sendiri yang di bantu dengan beberapa muridnya (Ichal, Franky, Raymond).
Jumlah pengunjung di acara itu yang masih sedikit (kurang dari 25 orang), malah menjadi pemicu para pembuat acara untuk membuat ‘acara bass’ lagi untuk yang akan datang, kemudian acara serupa yang lebih besar akhirnya di adakan setiap 4 bulan sekali sampai tahun 2005, dan berganti-ganti tempat di seputar JABOTABEK (Jakarta-Bogor-Tangerang-Bekasi)..plus Depok.
Cara seperti inilah akhirnya membuat ISBC semakin banyak peminatnya, dan di setiap acara ISBC selalu penuh pengunjungnya, bahkan beberapa drummer, gitaris, atau yang selain bass player-pun juga banyak yang datang dan ikut berpartisipasi dalam acara tersebut.
Arya Setyadi memperkenalkan ISBC ke seluruh Indonesia melalui tour-tour clinic produk bass merk Ibanez, Washburn, Carvin ke lebih dari 20 kota di luar Jakarta dan juga melalui workshop Arya Setyadi ke daerah2 di luar Jakarta, bahkan murid-muridnya-pun melakukan hal yang sama demi memperkenalkan ISBC ke teman-teman bass player di luar Jakarta.
Saat ini ISBC sudah ada di kota-kota seperti Medan, Pekan Baru, Lampung, Banjarmasin, Samarinda, Balikpapan, Bandung, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Malang, Makassar, Denpasar, Lombok..dan beberapa kota Kabupaten lainnya. Jumlah total anggota yang terdata dari formulir yang sudah mereka isi dan sekarang terkumpul seluruh Indonesia adalah kurang lebih 2347 orang/ bass player dan jumlah rata-rata pengunjung acara bass day per-event bisa sampai dengan 350an orang.
Di beberapa kota lainnya juga sudah sering di selenggarakan acara ISBC oleh bass player setempat dengan nama yang sama yaitu “BASS DAY” (dengan tema yang berbeda-beda) yang berisi mengenai acara workshop bass dan konser oleh musisi-musisi setempat. Tidak hanya Arya Setiadi beserta murid-muridnya saja yang mengisi acara “BASS DAY” sekarang, tetapi banyak yang lain juga seperti :Indro H, Nissa Hamzah, Barry Likumahuwa, Bondan Prakoso, Adi Dharmawan, Harry Toledo, serta masih banyak lagi musisi-musisi yang ikut meramaikan dalam acara ‘BASS DAY’. ISBC ini akan terus di kembangkan, dan dengan konsep yang lebih beragam, dan berbeda dari sebelum2nya. Misi dari ISBC adalah meratakan ilmu bermain bass di Indonesia, dan semua jenis musik bagus dan harus saling menghargai.






















31,413 Members
3,665 Threads
Wow... we got 2 Responses so far!
….bkin komunitas bassis jd sukses gmn twuh????
[Reply]
Posted on May 5th, 2009 at 4:42 pm
cara bikin komunitas bass supaya sukses…
sbenernya itu sih caranya gampang banget,,,
intinya sih para anggotanya harus solid satu sama lain.. merasa saling memiliki dalam komunitas itu…
dan mempunyai rasa empati terhadap sesama anggota, jadi ga cuma seneng2 bareng tapi juga menghadapi masalah dalam komunitas secara bareng2 jg
[Reply]
Posted on May 9th, 2009 at 4:12 am
Add your comment my friends